malam ini devan bersiap untuk ke pesta keluarganya yang ada di puncak.
raja sangat antusias dia sudah mengenakan jas yang seukuran tubuh mungilnya.
daddy.... lihat laja udah tampankan sambil memperlihatkan gayanya sama sang daddy.
waaow anak daddy tampan sekali ,sini daddy cium dulu .
No.. daddy nanti enggak ada cewek yang lilik laja kalau daddy cium.
hahahhahaha anak daddy udah ngerti cewek ya ,
daddy cakep cekali malam ini puji raja ,
iya dong Daddy siapa dulu ?
daddy laja dong serunya.
dadd.. kok daddy enggak ajak tante candla ke pesta ,tanyanya.
tante sandra sibuk sayang, nanti kalau ada pesta lagi kita ajak ya.
asyiiik....
setelah itu mereka menuju tempat dimana pesta berlangsung.
di sana sudah ada neta dan hendro,
omaaa..opaaa...
cucu opa tampan sekali puji sang kakek.
iya dong lihat daddy laja juga tampan.
semua yang melihat tingkah anak itu merasa terhibur.
daddy laja main ke cana ya tunjuknya ,
iya sayang jangan jauh-jauh .
sementara devan dan kedua orang tuanya berbincang di salah satu sudut ruangan.
nak kapan kamu akan menikah lagi ,lihatlah anakmu setiap hari menanyakan ibunya.
ma devan belum bisa lupain laura ,devan masih cinta sama dia ma lirihnya.
mama tahu sayang tapi laura sudah tenang di alam sana ,mama tidak menyuruhmu untuk melupakan laura,karena dia sudah berada di tempat Spesial di hati kamu nak.
kalau mama melihat sandra sepertinya dia sayang sama anakmu.
tapi ma devan belum siap mencari pengganti laura ucapnya.
hingga dari arah lain datang seseorang yang sangat devan benci.
malam tante sapa seorang gadis cantik.
astaga jelita ,kamu kapan pulang sayang sambil memeluk gadis itu .
sudah satu Minggu jelita di Indonesia tante,
devan yang melihat gadis itu merasa risih karena pakaian yang di gunakan kurang sopan.
tak berselang lama jelita langsung melingkarkan tangannya di lengan devan.
sebenarnya devan tidak suka tapi dia tidak mau membuat masalah di tempat umum,dia hanya diam di perlakukan seperti itu.
wahhh kalian sangat serasi puji mamanya jelita yang muncul entah darimana.
aduuuhh jeng sudah lama kita tidak bertemu ucap mama jelita ,
iya loh jeng sudah lama banget , mari silahkan duduk jeng ajak neta.
ooh iya jeng kapan nih kita akan menikahkan anak kita ucap mama jelita to the poin, coba jeng lihat mereka sangat serasi .
yang satunya CEO terus jelita seorang model terkenal.
itu tergantung mereka jeng , keputusan ada di mereka .
aduh jeng enggak usah lama-lama ,dari dulu jeng tau sendiri jelita cinta sama devan.
iya jeng aku tahu tapi devannya belum siap.
jeng coba bujuk devan ,aku enggak sabar melihat mereka menikah.
devan yang mendengar itu langsung mengepalkan tangannya , dan bangkit pergi meninggalkan pesta.
devannnn tunggu teriak jelita, tapi devan tidak menghiraukan teriakan itu.
devan menuju hotel tempat dia menginap dan langsung merebahkan dirinya ,dia muak mendengar kata-kata orang tua jelita.
dia menatap langit-langit kamar hotel tpi tiba-tiba dia kepikiran sandra , entah kenapa sudah beberapa hari ini dia terus memikirkan gadis polos itu.
padahal devan sudah berusaha menghilangkan pikiran itu ,tapi semakin dia berusaha semakin kuat pikirannya tentang sandra.
aaarrggghhh ,,dia menjambak rambutnya frustasi, ngapain aku memikirkan gadis bodoh itu makinya.
sementara di tempat lain sandra tidak bisa tidur ,hatinya gelisa .
dia terus memikirkan kata-kata raja yang ingin memanggilnya dengan sebutan mommy.
sandra sangat senang tapi belum tentu keluarganya setuju kalau raja memanggilnya seperti itu.
hingga tiba-tiba perutnya sakit lagi dia lupa meminum obat ,
aduh sakit rintihnya sambil memegang perutnya ,,
beruntung fatim melewati kamar putrinya itu ,dia mendengar suara rintihan dan langsung mengecek ,dan ternyata dia melihat sandra yang merintih kesakitan.
ya Allah nduk kamu kenapa paniknya , sakiiitt bu perut sandra ..
belum selesai dia berkata tubuhnya langsung ambruk tak sadarkan diri.
nduk bangun fatim panik sekaligus khawatir ,dia tidak tahu harus bagaimana ,hingga handphone sandra berbunyi..
meongggg... meongggg...
hai guys jangan lupa coment yang banyak ya supaya aku tambah semangat berkarya .......
fitrihandayani......