daddy... mommy..
devan dan sandra saling pandang .
devan diam mencerna panggilan anaknya untuk sandra.
hingga raja sudah ada si hadapannya.
daddy ,laja cenang di cana laja main bola cama teman-teman.
anak daddy sudah pintar main bola,
iya dadd laja pintal iyakan tante tanyanya ke Sandra.
iya sayang raja memang anak yang pintar.
Daddy mau main juga ke cini ?
enggak sayang ,daddy mau jemput kamu karena sekarang sudah soreh.
yaaa daddy ,padahal laja cenang main di lumah tante,
laja nginap aja ya dadd mohonnya, tidak bisa sayang oma suruh daddy jemput kamu , nanti malam oma mau ajak kamu ke pesta,
waw pecta asyiiiikkk, tapi tante juga ikutkan dadd?
tante di rumah aja sayang ,tante banyak kerjaan sahut sandra.
padahal laja mau kenalin ke teman laja kalau tantenya laja cantik cemberutnya.
lain kali tante baru ikut ya sayang , pacti tante bohong cama laja,
tante enggak bohong sayang,janji sambil melingkarkan kelingkingnya di jari mungil raja.
oke tante kalau gitu laja pulang dulu ya uuummmmaaaa tante dia mencium pipi sandra,
bye...tante..
kasandra terimakasih sudah menjaga raja seharian.
maaf telah merepotkan kamu ,kalau kamu berkenan minggu depan ada acara di rumah , kamu datanglah bersama ibumu ,
baik pak devan ,kalau saya tidak sibuk saya akan datang ke rumah anda.
sekali lagi terimakasih kasandra,
sama-sama Pak,
kalau begitu saya pamit ya assalamualaikum..
waalaikumsalam..
setelah bapak dan anak itu pergi ,sandra langsung berjalan menuju rumahnya,
di perjalanan dia membayangkan wajah tampan duda itu.
aaarrggghhh kenapa aku bisa memikirkan pak devan batinnya.
tapi di pikir-pikir pak devan itu ganteng walaupun kadang-kadang menyebalkan.
sandraaa...
dari arah belakang seseorang memanggil sandra.
sandra menoleh dan mendapati Riski berjalan ke arahnya.
kak riski ngapain disini ?
saya mau ke rumah saudara , kebetulan saya lihat kamu jalan ,
ooohhhh...
kamu ngapain jalan sendiri sand.?
sandra dari taman kak terus sekarang mau pulang,
terus kenapa kamu jalan kaki tanya riski lagi.
rumah sandra dekat kak itu rumah sandra yang chat putih sambil menunjuk salah satu rumah.
kakak kira rumah kamu jauh sand,
yaudah deh sand kakak lanjut jalan dulu ya ,,
iya kak riski hati-hati ya.
makasih sand.
sama-sama kak.
sesampainya di rumah sandra langsung masuk kamar untuk segera mandi.
di tempat lain raja terus bercerita tentang kesehariannya di rumah sandra.
neta dan hendro yang mendengar cerita itu tersenyum bahagia.
cucu oma senang si rumah tante sandra.
iya oma tante Candla baik teluc cayang cama laja.
di cana ada kimi oma ?
haa teman raja namanya kimi tanya hendro.
iiihhh opa kimi bukan teman laja tapi kelinci sebalnya.
hahahhahaha opa kira temannya raja ,
kapan-kapan oma cama opa haluc ke lumah tante candla ya,bial bica main cama kimi.
aduu cucu oma ini lucu sekali, minggu depan ajak oma kesana ya.
iya oma nanti daddy yang antalin kita ke cana .
oma ...oma... laja pingin punya mommy kayak tante candla ucapnya.
deg....neta dan hendro saling pandang dan berkata sama cucunya.
raja sayang suatu saat nanti pasti raja punya mommy terangnya.
tapi mommy laja enggak cayang laja , mommy enggak pelnah pulang ,
kata teman laja mommy cudah meninggal, lajakan jadi cedih oma.
mendengar itu Neta bersedih , ingin rasanya dia menagis.
raja enggak boleh dengerin omongan temannya ya sayang.
rajakan punya daddy,punya opa dan oma yang selalu sayang raja.
nanti laja bilang daddy suluh tante candla aja jadi mommy laja.
iya nanti raja bicara sendiri sama daddy ya.
sebenarnya neta senang dengan sikap sandra yang penyayang. neta tahu sandra adalah wanita yang baik .
dia ingin menjodohkan anaknya tapi apa boleh buat keputusan ada di tangan devan.
fitrihandayani.....