Bab 41 – That’s What Friends Are For

2461 Words

Fandy membuka kelopak matanya secara perlahan-lahan. Ia tidak mengerti mengapa dirinya tiba-tiba bisa berada di ruangan itu dan kakinya dipasangi gips. “Fandy, kamu udah bangun?” Fandy pun menolehkan pandangannya dan mendapati ibunya sedang meletakkan buku yang sedang dibacanya ke atas nakas. “Mama?” “Iya, Sayang. Kamu tadi jatuh dari tangga di sekolah. Mama takut banget waktu dapet telepon dari guru kamu. Makanya kamu tuh kalau main jangan terlalu petakilan dong.” Fandy pun teringat pada kejadian yang baru saja dialaminya. “Cia mana, Ma?” tanyanya. “Cia udah pulang. Kamu sih kelamaan tidurnya. Keburu pulang deh pacarnya.” “Cia baik-baik aja kan, Ma?” “Baik-baik aja kok, cuma badannya ada sedikit lebam aja. Kalian ngapain sih, Fan? Temen kamu yang namanya Kiki dan Olivia itu juga di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD