Setelah berpamitan pada ayah dan kakak sepupunya yang masih harus bertugas di rumah sakit, Fandy segera berangkat ke sekolahnya untuk menjalani latihan futsal menjelang laga final futsal antar Sekolah Menengah Atas di Jakarta yang semakin dekat. Namun, sepanjang latihan, ia tidak menaruh konsentrasi penuh. Beberapa kali bolanya berhasil direbut lawan. “Fan, lo kenapa sih?”, ujar Steven, sang kapten yang mulai berkacak pinggang menghadapi Fandy. “Sorry, Stev.”, balas Fandy. “Istirahat dulu deh. Udah jam 12 nih.”, ujar Rafael yang berusaha memberikan saran agar Steven tidak mengamuk. Semua anggota tim futsal pun bubar dan memilih ke tempat jajanan yang mereka inginkan. Fandy mengambil botol air minum dari dalam tasnya kemudian duduk di pinggir lapangan futsal bersama Ikhsan, Rafael, Stev

