Fahri tiba di rumah Yusha, ia langsung menuruni mobilnya dan Nathan bergegas menggendong kakaknya itu dan masuk ke dalam rumah. Fahri mengikuti langkah kaki Hendrawan yang saat ini berdeham dan menoleh melihatnya. Setibanya mereka di dalam rumah, Fahri langsung masuk ke kamar Yusha dan melihat istrinya itu sudah berbaring dan di selimuti oleh Nathan. Fahri tak pernah percaya jika wanita yang ia tabrak adalah kakak dari mahasiswanya. “Kamu istirahat dulu ya, saya mau pulang,” kata Fahri membuat Yusha berwajah sedih. “Kamu mau meninggalkanku?” “Sudah hampir jam 12, jam 1 saya harus mengantarkan istri saya ke dokter buat cek-up.” “Istrimu sakit?” tanya Yusha. “Tidak. Dia hamil anak ke dua, jadi saya harus menemaninya cek-up.” Yusha kembali batuk dan mengeluarkan darah dari mulutnya, k

