JAM beker berwarna pink yang berada di samping tempat tidur Aluna berbunyi nyaring. Namun sayang benda itu kalah cepat. Sang pemilik sudah bangun sejak satu jam lalu. Gadis itu bahkan tengah sibuk menyiapkan sarapan di dapur. “Lho, kok kamu sudah bangun, Hon?” Anggia—mami Aluna— terkejut melihat putri bungsunya sudah ada di dapur sepagi ini. “Kamu kelaperan?” tebaknya. Aluna segera menggeleng. “Good morning, Mom,” sapa Aluna. Anggia membalas sapaan tersebut dengan raut wajah yang masih menunjukkan rasa bingung. “Good morning, Honey. Tapi kenapa kamu sepagi ini sudah ada di dapur? Bi Inah mana?” “Ada di kamarnya,” sahut Aluna. Jawaban Aluna membuat Anggia segera mendekati putrinya dan mengecek suhu tubuh gadis itu. “Nggak panas,” ujarnya. “Mom! Aluna nggak sakit!” Bibir Aluna ba

