Bab 24. Menjadi Pelindung Kamu

1512 Words

Dahi Bella mengerut merasa bingung, namun ia sangat mengenal suara pria yang menariknya. Seperti terhipnotis oleh tatapan mata pria tersebut saat membuka kacamata hitamnya, mata Bella membulat terkejut. “Kamu!” Setelah memperlihatkan bagian wajahnya dan menatap Bella, pria itu segera menarik tangan Bella dan membawanya pergi sebelum ada yang menyadari keberadaan mereka berdua. Bella sendiri tidak menolak malahan menoleh ke kiri dan kanan, memastikan teman-temannya tidak menyadari keberadaan dirinya saat ini, lalu mengikuti pria tersebut ke sebuah ruangan yang berada di lantai dua gedung klub. Ketika pintu dibuka, ruangan putih bersih membuat mata Bella terkesima. Terdapat sebuah ranjang, lemari pakaian, beberapa sofa dan sebuah reclining chair. Kemudian di seberangnya terdapat meja y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD