Jantung Bella berdetak kencang melihat seringai dan tatapan di wajah Ivan yang mulai terlihat nakal. Pikiran buruk mulai menjalari otaknya kalau Ivan akan meminta haknya sebagai suami Bella malam ini. Dari cara penyajian di meja makan malam mereka, gaun yang dipesan Ivan juga cara Ivan berpakaian, semua pasti untuk membuat hatinya luluh dan membuatnya setuju untuk melakukan kegiatan panas mereka. Seperti itulah persepsi yang saat ini melekat dalam pikirannya. Ivan mengulurkan telapak tangannya meminta Bella berdiri. Cukup lama Bella tertegun dalam balutan pikirannya sendiri menyatukan kedua alisnya berpikir dan khawatir. Dengan ragu, Bella menyambut dengan meletakkan telapak tangannya di atas telapak Ivan lalu berdiri. Jantungnya mulai memompa cepat takut memikirkan apa yang akan dilakuk

