“Hei,” Aurora melambai dan tersenyum simpul pada seorang perempuan yang sudah menunggunya di lobi kantor tempat perempuan tersebut bekerja. Mereka saling berpelukan singkat dan setelahnya perempuan yang bernama Gema itu menggiring Aurora ke dalam ruangannya. “So, how do you do, Putri Aurora?” tanya Gema diikuti kekehan pelan setelahnya. Dia suka sekali memanggil Aurora menggunakan nama lengkapnya. Sebab Aurora selalu mengingatkannya pada salah satu tokoh princess kesayangannya semasa kecil. Aurora ikut terkekeh pelan mendengar bagaimana perempuan di depannya itu memanggil namanya dengan lengkap. Masih sama seperti dulu. “Nggak baik,” jawabnya. “Sangat nggak baik, Gem. Itulah kenapa aku bisa sampai di sini, duduk di depanmu.” Gema adalah teman baik Aurora semasa kuliah di Fakultas Psikol

