Pertengkaran Pertama

1754 Words

“Kamu marah?” Aurora bertanya takut-takut. Debar jantungnya masih belum mereda sejak Dirga menghampirinya di Soto Kadipiro tadi, padahal saat ini mereka sudah hampir sampai di kontrakannya. Dan sejak membawanya keluar dari kedai soto tersebut, Dirga tak berbicara sepatah katapun pada Aurora. Lelaki itu pasti mengira kalau dia dan Reyhan memang sengaja bertemu untuk sarapan bersama. Aurora memang lupa memberitahu Dirga kalau dia pergi bersama Reyhan, namun dia sudah mencatat baik-baik kalau dia akan menceritakan pertemuan tersebut pada Dirga. Tak ada yang ingin disembunyikan oleh Aurora dari Dirga, apapun itu. “Menurutmu?” Aurora menunduk dalam. Hatinya terasa nyeri mendengar suara Dirga yang ketus. “Maaf.” “Apa kamu nggak bisa kasih tahu aku?” “Aku lupa.” “Lupa atau nggak kepikiran?”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD