“Divisi kita kedatangan anggota baru, udah tahu?” Dirga baru saja sampai di ruangan di mana divisinya berada, saat mendapat pertanyaan tersebut dari Rio, seorang rekan kerjanya. “Oh, iya? Aku baru tahu. Bagus dong, semoga dengan adanya tambahan anggota, kerja kita bisa lebih ringan,” respon Dirga sambil menyalakan pc di meja kerjanya. Beberapa waktu terakhir, dia lebih senang mengerjakan tugasnya di tempat yang seharusnya. Bukan di kafe atau di tempat manapun yang ingin dia datangi. Meskipun mendapat kebebasan tersebut, namun lelaki itu sadar, ada kalanya pekerjaan lebih efektif dikerjakan di ruangannya sendiri. “Perempuan loh, Mas. Cantik pula. Bakal punya temen deh tuh si Hera,” celetuk salah satu rekan kerja lainnya yang duduk tepat di sebelah Dirga. Dirga hanya geleng-geleng kepala

