Dirga merubah posisi duduknya menjadi menyamping, dengan sebelah tangan menopang dagunya. Senyumnya mengembang menatap Aurora yang sedang menikmati buah strawberry dengan lahap. Perempuan itu sampai menggoyangkan tubuhnya karena terlalu senang. Mereka sedang duduk santai di ruang tengah apartemen studio Dirga. Dari rumah Gema tadi, lelaki itu menawari Aurora untuk mampir dan mendapat persetujuan dari perempuan itu. “Enak?” Dirga bertanya sambil tertawa geli. Sedangkan yang ditanya hanya mengangguk-angguk sembari tersenyum lebar. Keputusannya untuk mampir ke ke supermarket dan membelikan strawberry untuk sang kekasih menjadi sesuatu yang patut diacungi jempol, karena ganjarannya adalah Aurora yang terlihat begitu senang kala Dirga menyerahkan buah tersebut padanya. Apalagi ketika perempu

