Dua hari menjadi tahanan di rumah sakit benar-benar dijadikan waktu istirahat oleh Aurora. Apalagi Dirga terus mengawasinya, tidak memberikan sedikitpun kesempatan pada perempuan itu untuk menyentuh pekerjaan yang sebenarnya masih bisa dikerjakan dengan hp. Lelaki itu bahkan tidak membiarkan Aurora memegang benda pipih tersebut lebih dari setengah jam. Jika sudah mencapai waktu tersebut, Dirga akan mengambil ponselnya itu dan menyembunyikannya entah di mana setelah sebelumnya menon-aktifkan terlebih dahulu. Lalu di sepanjang waktu istirahatnya itu, Dirga yang akan menemaninya. Untuk membunuh waktu yang terasa berjalan lambat, lelaki itu mengajaknya melakukan apapun selain yang berhubungan dengan ponsel. Mulai dari hanya ngobrol biasa, nonton film atau drama yang sedang on going dengan me

