She is Gone

1406 Words

"Tumben bapak yang satu ini ngantor." "Hei, belum jadi bapak-bapak dia. Dideketin cewek aja malah dijutekin. Atau kalau ceweknya agresif, kabur dianya. HAHAHA!" Dirga hanya mendengus dan menggelengkan kepalanya mendengar celotehan teman-teman kantornya itu yang langsung menyambut kedatangannya dengan heboh. Tadi selepas memastikan Gina dan Aurora sampai di rumah dengan selamat, Dirga melajukan mobilnya ke kantor lagi. Dua sahabatnya itu tak tahu kalau lelaki itu mengikutinya. Dua hari menjadi karyawan 'sungguhan' ternyata tidak buruk juga, pikitnya. Kantornya tidak se-membosankan seperti apa yang ada di benaknya selama ini. Kalau dilihat secara detail, ruang kerja di kantornya pun mirip seperti cafe. Dapur mini yang terletak di sudut ruangan lengkap dengan mesin kopi dan segala kelengka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD