Blind Love 39

1102 Words

"Jangan pernah sekalipun kau menyentuhnya,” desis Dewa marah, ia sengaja memuncratkan darah yang telah bercampur saliva ke wajah Samuel. Sesaat laki-laki itu berteriak kesal dan membersihkan wajahnya. Tangannya melambai memberi kode agar dua bodyguard itu membawa Dewa ketempat selanjutnya. --- Dewa telah sampai di tempat penyekapan selanjutnya, tempat yang juga ada Nesa di sana. Namun, sayang mereka berdua berada diruangan yang berbeda. Sejak dalam perjalanan ia terus menarik-narik tangannya berharap pegangan dua bodyguard tersebut mengendur. Tapi hal itu gagal Dewa lakukan. “Ahhkk.... lepaskan!! Kalian tak bisa melakukan ini semua padaku," pekiknya kesal. “Dewa.. Dewa... ini aku Nesa," sahut gadis itu dari pintu lainnya. Ia memang telah dilepaskan penutup mulutnya demi mempermainkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD