Blind Love 40

1045 Words

Merasa tak ada jawaban Dewa langsung beringsut dari tempat tidurnya tak peduli dengan rasa sakit yang masih tersisa ditubuhnya. "Jangan bergerak dulu sayang." Titah Brian Khawatir, tapi rasa kekhawatiran Dewa ke Nesa lebih kuat, sampai ia mendorong tangan Brian yang ditubuhnya pelan. "Aku hanya ingin melihatnya." Sahut Dewa. Dewa yang dibantu Radit sudah sampai dikamar tempat Nesa berada. Ia menggenggam erat tangan Nesa berharap gadis itu tersadar, sampai bola mata cantiknya bergerak menandakan kesadarannya mulai pulih. "Dewa..." Lirih Nesa khas orang baru siuman. walau tak bisa melihat tapi ia tahu jelas rasa tangan Dewa yang mengenggamnya "Nesa.. kau baik-baik saja?." Tanya Dewa memastikan, Nesa hanya tersenyum memastikan dirinya baik-baik saja. "Aku mau pulang Dewa" Ucap Nesa lemah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD