Dua Puluh Lima

1040 Words

        “Jadi, sejak kapan kamu berlatih melakukan pertolongan pertama Tita? Balutannya rapi sekali dan saya yakin itu hasil latihan.” Tanya dokter Angkasa kepada Tita yang sedang duduk di halaman klinik. Pasien sudah pulang dan sebentar lagi jam klinik tutup sehingga mereka bisa bersantai.         “Aku banyak belajar, mengamati ketika Ibu mengobati luka pasiennya dan mempraktikanya.”         “Langsung?”         Tita terkekeh dan menggelang. “Ke boneka hahaha.. tapi hasilnya lumayan kan?”         “Luar biasa.” Puji Adit.         “Cieee Adit, Tita lagi berduaan nih!”         Adit dan Tita seketika menoleh dan menemukan Rio yang sedang menatap mereka dengan ekspresi jahil.         “Dari kapan di sini?” tanya Adit ketika Rio menyalami tangannya.         “Tadi siang Om.” Lalu ia duduk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD