“Mama!!!” Teriak Balqis begitu bangun tidur ia tidak menemukan Mamanya di kamar. Padahal biasanya sekali ia teriak, Mama akan datang langsung ke kamar. Balqis keluar kamar dan menemukan Papa yang terburu-buru berlari menujunya. Balqis bingung melihat Papa yang sangat berantakan. “Papa, Mama mana?” tanya Balqis menjulurkan tangannya meminta gendong. Angkasa dengan sigap menggendong Balqis. Tadi ia sedang menyiapkan makan untuk Balqis. “Mama hari ini enggak bobo di sini Aqis. Mama kerja,” Balqis terlihat mau menangis lagi. “Aqis mau Mama, Papa!!” Angkasa menepuk punggung Balqis lembut. Sejujurnya ia merasa kacau dan pusing. Tita sejak tadi tidak mengaktifkan HPnya, istrinya benar-benar marah dan kabur dari rumah. Kedua sahabat istriny

