Troy terus berusaha menemui Disa, walau Nico selalu berada di sisi perempuan itu. Troy mencoba tidak peduli, dan menghampiri Disa yang sedang tertawa bersama Nico di sofa, ruang studio musik. Disa dan Nico berniat istirahat karena lelah berkeliling bazar saat pensi. Kaki Disa sangat lelah. Troy berjalan menghampiri pasangan muda itu, dan berdiri di hadapan mereka. "Erm ... hei, Dis." Disa mendengus geli, lalu bangkit berdiri perlahan. "Hei juga, Troy. Apa kabar?" "Fine, I guess." Troy menjawab dengan sedikit ragu. Apa dia baik-baik saja? Terkadang manusia selalu berkata hal yang bermakna sebaliknya. Tanpa mereka sadari. "Okay." Disa mengangguk pelan, merasa sedikit canggung. "Yeah, okay," balas Troy sambil

