19

1233 Words

Ini hari sabtu dan Mil ingin tidur sepuasnya. Hal itu terlaksana meski tidak mudah. Sehabis subuh, Leon bolak balik ke kamar hanya untuk sekedar membangunkan istrinya. Mil kesal, namun daripada meladeni Leon, Mil memilih untuk terus memejamkan mata. Akhirnya, Leon menyerah. Pukul setengah 12 siang, Mil baru keluar dari kamarnya. Dia sudah mandi dan sudah wangi. Sekarang tinggal menyiapkan telinga untuk mendengar mungkin saja caci maki yang akan suaminya itu lontarkan. Sedari pagi tadi, Leon ngomel-ngomel minta sarapan. Namun Mil terlalu lelah dan terlalu mengantuk untuk bangun. Sebenarnya dia merasa bersalah juga. Namun apa daya, semalam Mil memilih begadang dan tidur di ruang tamu untuk menyelesaikan desain pakaiannya. Dia butuh uang untuk perempuan jahanam itu. "Pagi.." Mil menyapa sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD