14

1295 Words

Dengan panik Mark segera menuju ke kamar Alisa dengan diikuti oleh Juan dan Dila di belakangnya. Saat sampai di kamar Alisa, Mark menemukan Alisa duduk diam di atas ranjang. "Berikan obatnya, Alisa! Apa kamu sudah meminumnya? Di mana obatnya?" Alisa hanya bergeming dan tidak menjawab Mark hanya air mata yang terus menetes di kedua matanya. "Alisa!" bentak Mark hingga membuat Dila sedikit terkejut mendengarnya. Alisa tertawa sedih mendengar bentakan Mark. "Aku harusnya tahu jika kamu tidak akan menghormati perjanjian kita, aku harusnya tahu jika kamu hanya akan selalu menganggapku sebagai barang 100 jutamu, aku harusnya tahu jika saat kamu bosan padaku maka kamu akan menjualku seperti keluargaku agar kamu bisa mendapatkan kembali uangmu dan harusnya aku juga tahu keluargaku yang menjual

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD