pulang kerja Anika bertemu dengan Arya di kafe biasa, Anika menampilkan senyum yang cantik menyambut kedatangan Arya. Arya mencium kening Anika lalu duduk di samping Anika
" besok libur kita jalan ya" ajak Arya
" nggak bisa Arya Anika akan keluar kota sama pak Kevin ada kerjaan"
" berdua aja? "
" iya kayaknya, " jawab Anika santai
" bos kamu masih muda Anika, bahaya jika pergi berdua"
" ya lalu? Anika pergi karna ada kerja. lagian kenapa kalau pak Kevin masih muda? anika bisa jaga diri, selama ini kita pacaran apa pernah ngapa ngapain? "
" nggak"
" ya karna anika bisa menjaga diri Anika, udah lah Arya, Anika juga pergi karna ada kerjaan"
" ya udah lah kamu pulang aja sana banyak kan yang harus kamu persiapkan "
Arya langsung pergi meninggalkan Anika,
" padahal aku masih ingin bersama kamu Arya,pacaran memang melelahkan "
Anika langsung pulang ke rumah dan ada Dewa dirumah.
" libur besok kita jalan ya" ajak Dewa
" nggak bisa mas, Anika ada tugas keluar kota sama pak Kevin "
" oh ya udah hati hati ya, " ucap Dewa sambil memegang puncak kepala Anika lalu pergi
" kenapa mas Dewa lebih pengertian dari Arya, mungkin karna nggak ada cinta jadi nggak cemburu seperti Arya " gumam Anika
Anika pun menyiapkan baju untuk perjalanannya 2 hari
" ibu, besok Anika akan keluar kota 2 hari dengan bos Anika, "
" hati hati ya nak"
" iya buk"
pagi harinya Anika sudah di kantor membawa koper kecil, Anika hanya membawa 2 setel baju kerja dan 2 setel baju santai.
" pak Kevin semua udah siap, kita bisa jalan sekarang pak? " tanya Anika
" ayo kita sekalian sarapan dulu "
" baik Pak "
sepanjang perjalanan menuju bandara Anika tampak gelisah ia meremas kuat bajunya
" kamu kenapa? " tanya Kevin yang mulai risih dengan sikap Anika yang gelisah
" saya... nggak papa pak"
sampai di bandara pak Kevin dan Anika sarapan dulu.
" kamu kenapa? " tanya Kevin lagi
" saya... takut pak, saya nggak pernah naik pesawat " jawab Anika
hahahhaha....
kevin tertawa mendengar ucapan Anika
" kamu jangan pegang pegang saya kalau takut nanti"
" saya serius pak "
" pasti lucu melihat kamu nanti"
Anika sudah di pesawat. Anika duduk di sebelah pak Kevin, Anika menutup matanya dan merapalkan semua ayat yang ia ingat. Anika memegang kuat tangan pak Kevin
" tenang Anika, liat tangan saya sampai merah seperti ini"
" maaf Pak "
" sudah tidak apa apa, lihat itu bagus kan pemandangan dari atas
" iya, " jawab Anika pelan
Anika melepaskan pegangan tangan nya dan mulai tenang. Kevin tersenyum melihat tingkah Anika, tidak dipungkiri Kevin Anika memang cantik dan pintar...
setelah sampai Anika terlihat sungguh lega. Kevin dan Anika langsung menuju hotel tempat mereka menginap sekaligus tempat pertemuan dengan klien. Anika sudah menyiapkan notebook dan berkas yang di perlukan. hingga jam 7 mala akhirnya pertemuan itu selesai. Anika dan Kevin makan malam bersama lalu Anika menuju kamarnya untuk istirahat, sedangkan Kevin pergi menemui temannya.
esok harinya Kevin dan Anika ke pertemuan selanjutnya. ini adalah acara pesta para pebisnis. Anika sangat bosan dengan acara itu di tambah lagi tidak ada yang ia kenal pak Kevin pun sibuk ngobrol dengan rekannya. Anika memilih duduk sendiri menjauh dari keramaian. lalu dua orang lelaki terlihat mendekat Anika dan Anika tampak tidak menyadari kehadiran kedua lelaki itu dan itu tertangkap oleh mata kevin yang langsung mendekati Anika.
" ada perlu apa dengan tunangan saya" tanya Kevin pada kedua pria tersebut dengan nada yang sedikit mengancam
" ah maaf saya kira wanita ini datang sendirian "
kedua nya pun langsung pergi
" kenapa pak kevin? " tanya Anika bingung
" kenapa kamu bilang? saya kesini untuk meloby klien saya bukan hanya untuk menjaga kamu, kamu tidak lihat kedua pria tadi menatap kamu dengan tatapan m***m gitu? disini kamu tanggung jawab saya, dekat dengan saya aja sebentar lagi kita pulang " omel kevin
" iya Pak dan maaf"
tidak lama Anika dan Pak Kevin meninggalkan acara tersebut. karena sudah selesai dan tidak ada kegiatan lagi Anika hanya di kamarnya lalu Kevin menelpon Anika mengajaknya makan malam
" kamu seharian di kamar aja? " tanya Kevin
" iya Pak, saya nggak berani keluar ini tempat asing buat saya"
"ya sudah habis makan saya ajak kamu jalan "
" baik Pak " jawab Anika senang
selesai makan Anika dan Kevin jalan mengunjungi tempat yang menjual oleh oleh khas kota ini, Anika semangat sekali memilih barang yang ingin ia beli untuk keluarga nya dan juga Arya. Anika memilih baju kaos untuk Arya. selesai berkeliling Anika dan pak Kevin kembali ke kamar mereka masing-masing. besok kamu mereka sudah harus tiba di bandara
Anika sudah pulang dan sampai dirumahnya. Anika berbaring di kamarnya yang terasa sangat nyaman buatnya
" waahh senangnya sudah di rumah"
esoknya Anika bekerja lagi seperti biasanya. sore ini Anika janjian dengan Arya untuk memberikan oleh oleh yang ia beli untuk Arya
" Arya " panggil Anika
" ini Anika belikan kamu oleh oleh " ucap Anika senang
" terus tidak terjadi apa apa kan sama bos kamu? "
" duh Arya jangan pikir yang aneh, Anika hanya bekerja, udah ya jangan bicarain hal ini nanti kamu marah lagi, udah susah ketemu kamu kita jangan bertengkar ya... " pinta Anika
" terus perjodohan kamu gimana? " tanya Arya
" ya nggak gimana gimana, nggak ada yang bahas itu lagi"
" bagus lah! "
Anika dan Arya makan malam bersama sambil banyak bercerita tentang pekerjaan masing-masing.