malam itu Dewa pulang bersama Amy dan Sita adiknya Anika, Anika hanya dikamar,lalu Sita mengetuk kamar Anika
" kak...kak...Kaka udah tidur?
Anika membuka pintu dan melihat Sita dan Amy
" Sita kamu disini? sama mas Dewa ya?
" iya kak, malam ini Sita dan Amy akan nginap disini soalnya besok mau pergi kunjungan dari kampus sama kak Ami dan teman lainnya dari kampus
" oh ya udah tidur di kamar kak Anika aja...
" terus mas Dewa gimana?
" ah... kamu sama Amy di kamar atas aja kalo gitu, kak Anika masakin makan malam ya,
" nggak usah Sita dan kak Amy udah makan sama mas Dewa tadi,
" kak Anika kamar nya pisah ya sama mas Dewa? tanya Sita
" ah iya untuk sementara aja, ya udah kamu naik aja kalo gitu
" Anika kalo mas aku nakal bilang aku ya,ntar aku aduin ke papa.." kata Amy yang seumuran dengan Anika
" pasti," kata Anika
Dewa keluar dari kamarnya dan menuju dapur lalu melihat ada makanan di meja makan, Dewa tersenyum lalu duduk dan makan masakan Anika, Anika melihat Dewa makan hanya tersenyum tipis dan kembali masuk ke kamarnya,
esoknya pagi pagi sekali Sita dan Amy udah pergi Anika bahkan belum bangun tidur. Anika bangun lalu bersiap kerja dan menunggu Sita dan Amy turun, tak lama Dewa pulang..
"mas Dewa dari mana? Sita sama Amy mana?
" udah di antar ke kampus nya, mereka pergi rombongan pagi pagi sekali,
" kok nggak pamit sama Anika? kata Anika sambil cemberut
" kan kayak kamu kebiasaan pergi dan pulang se enaknya tanpa pamit, nggak pulang nggak kasih kabar!!! kata Dewa menyindir
" mas Dewa nyindir Anika?
oke mulai hari ini Anika akan pamit dan lapor kalau mau pulang atau pergi ke tuan rumah ini, puas?
" ini juga rumah kamu Anika...
" siapa bilang?
" mas yang bilang kamu istri mas dan ini juga rumah kamu, rumah kita!!!!
" kita? nggak ada kita! Anika juga nggak mau rumah ini, Anika hanya numpang disini dan nunggu mas Dewa usir atau Anika angkat kaki sendiri dari rumah ini!!!
" cukup Anika, masih pagi mas nggak mau ribut, kita akan mengulang nikah di KUA secepatnya
" nggak Anika nggak mau, nggak akan mau! jangan paksa Anika
" kamu memang berubah Anika
" mas yang buat Anika gini, Anika benci sama mas Dewa benci!!! sana Anika mau pergi!!!
"jam 5 kamu harus pulang!
" nggak, Anika mau ketemu Arya malam ini!!!
Anika lalu pergi meninggalkan Dewa, Dewa sangat kesal, dengan sikap Anika apa lagi Anika menyebut nama Arya
" kamu sengaja kan buat gini supaya mas hilang kesabaran dan pisah sama kamu, nggak akan pernah Anika, mas hanya nggak mau kamu dekat dengan lelaki lain dan mas ingin jadi suami yang baik..."
Anika sampai di kantor dengan wajah yang kesal hari ini Anika dan pak Kevin akan ketemu klien,
" pak Kevin, Anika boleh nggak ikut kali ini?
" kenapa kamu takut karena kejadian kemarin?
" iya pak
" ini hanya acara makan siang biasa aja Anika, saya akan jaga kamu,
" baik pak saya siapin laporan nya dulu yang akan dibawa ...
Anika dan pak Kevin bertemu klien dan makan siang bersama tidak lama pertemuan pun selesai Anika dan pak Kevin tidak langsung kembali ke kantor mereka pergi makan siang dulu lalu balik ke kantor
" Anika malam ini kamu ikut ya, ini baju untuk acara malam ini
" saya kira ini acara makan malam keluarga pak...
" ikut aja jam 8 saya jemput
" baik pak..
Anika pulang kerumah jam 5 sore lalu mandi dan bersiap siap, Dewa belum pulang. jam 7 Anika sudah siap dan menunggu di jemput dan Dewa pulang melihat Anika sudah cantik berdiri di depan rumahnya
" kamu cantik malam ini, nunggu mas pulang?
" nggak Anika ada acara makan malam dengan pak Kevin,
" berdua aja?
" ya nggak lah, kalo berdua aja Anika nggak akan pakai baju gini, Anika akan pakai baju kerja.
Anika pulang telat malam ini dan Anika udah bawa kunci!!
" hati hati ya jangan terlalu malam pulangnya
" iya, Anika pergi ya
Anika pun pergi dengan pak Kevin ke sebuah restoran mewah... Anika sangat cantik dengan gaun hitamnya, Anika masuk dengan pak Kevin
" ayo kita temuin papa dulu,
"baik pak
Anika dan pak Kevin menyapa pak Anggara dan menyambut Anika dengan hangat dan ramah
" kita bertemu lagi Anika dan di acara keluarga, saya semakin yakin kamu wanita yang penting untuk anak saya,
" maaf Pak saya hanya sekertaris pajak Kevin nggak lebih,
" untuk sekarang masih sekertaris aja pa, dan akan lebih, papa tau Kevin nggak mungkin bawa pasangan sembarangan ke acara keluarga
" papa tunggu kabarnya..." kata pak Anggara sambil memegang pundak Anika dengan ramah
Anika lalu duduk bersama pak Kevin dan keluarga nya. Anika sangat disambut dengan hangat oleh semua keluarga pak Kevin.
jam 11 malam acara pun mulai selesai, keluarga pak Kevin sudah pulang semua, tinggal Anika dan pak Kevin di restoran itu,
" kamu lelah hari ini?
" nggak pak, kalau udah selesai bisa antar saya pulang pak?
" kenapa buru buru besok kan libur, mau temanin mas main golf? tanya pak Kevin
" ketemu klien pak?
" nggak, bukan urusan kantor. kan kamu suka liat tempat tempat bagus, kita tidak akan pergi ke tempat kemarin...
Anika lama berfikir," besok juga libur dirumah dengan mas Dewa ngapain..." kata Anika dalam hati,
" kalau nggak nginap Anika bisa pak,
" oke mas jemput kamu jam 9 besok
" baik pak
" mas...
" iya mas Kevin
jam setengah 12 Anika baru sampai rumah, diam diam membuka pintu rumahnya agar tidak membangun kan Dewa saat Anika masuk ternyata Dewa sedang duduk diruang tamu dan membuat Anika kaget
" mas Dewa ngapain duduk gelap gelapkan gitu, bikin Anika kaget aja
" mas tunggu kamu,
" kenapa kan Anika bawa kunci
"ini terlalu malam Anika kamu perempuan,
" ya Anika kerja bukan ngapa ngapain,
" mas tau kamu nggak akan ngapa-ngapain, tapi sebaiknya jangan pulang jam segini, dan kita nikah udah 2 bulan mas mau kita nikah ulang di KUA daftarin biar sah ada surat surat nikah,
" Anika nggak mau,
" kenapa? alasan kamu apa?
" Alina nggak mau sampai ada catatan Anika seorang janda nantinya...
" fikiran kamu terlalu jauh Anika, kita nggak akan pisah, mas nggak akan pernah ceraikan kamu,mas udah berjanji sama mama dan ibuk untuk jaga kamu,
" pokoknya Anika nggak mau, Anika juga nggak tau sampai kapan bertahan, mas Dewa tau sendiri Anika mau nikah karena terpaksa. dan Anika nggak pernah berencana mau terus sama mas Dewa dan Anika nggak mau sampai Anika jadi janda kayak ibuk, Anika takut,!!! itu alasan Anika nggak mau cepat nikah dan Anika mau nikah karena cinta bukan kayak gini...
sekarang Anika bahkan nggak bisa menganggap mas Dewa Kaka Anika seperti dulu!!!
" lalu mas ini apa nya kamu?
" Anika nggak mau, Pokoknya Anika nggak mau sampai pernikahan ini di daftar ke KUA
" lalu kamu mau orang anggap kita apa tinggal satu rumah? kumpul kebo?
" terserah orang mau bilang apa, kalo nggak karna papa dan ibuk Anika nggak akan mau tinggal sama mas Dewa, mas Dewa akan jadi musuh terbesar Anika sampai mas Dewa mau lepasin Anika!!! teriak Anika sambil menangis...
" dulu kamu nggak gini Anika,
" dulu mas Dewa Kaka Anika, mas Dewa yang buat Anika gini
" mas nggak akan pernah ceraikan kamu Anika, mas mau hak mas sebagai suami!!!
" apa maksud mas Dewa
" lepasin baju kamu! mas mau hak mas sebagai suami malam ini" kata Dewa sambil memegang kedua lengan Anika
" nggak, lepasin! dasar jahat!! mas mau tidurin adik sendiri?..
" kamu bukan adik mas Anika kamu istri mas dan mas mau hak mas sebagai suami,
" gila! sana Anika mau ke kamar
Anika lalu mendorong Dewa dan masuk ke kamar dan mengunci pintu!!
" jangan uji mas terus Anika!!!
teriak Dewa dari luar kamar Anika
Anika kesal, melempar tas nya dan berbaring ditempat tidurnya
" laki laki b******k!!! waktu kecil baik, sayang sama Anika sekarang gini, jahat!!! untung besok Anika pergi dengan pak Kevin" gumam Anika