Ayah, Aku yang salah. *** Bintang masuk kamar bersama Khumaira. Tak perlu aba-aba ia tahu putrinya ingin menyusu. Tangisnya jadi sorotan semua pasang mata di pesta Abinaya. Bintang tak menganggap ini kekacauan, mereka bisa paham bayi dan ibu baru tak cocok dengan pesta lebih lama, tapi ia yakin ini satu hal dari bagian yang akan menimbulkan masalah. Bintang tak akan memaksa Ifa, ia hanya minta putrinya disusui, itu saja. Ifa melihat kedatangan mereka dengan tatapan tak suka. Wajahnya yang memberengut itu bukti dari semua hal yang Ifa rasakan meski tak dia katakan. “Dia haus,” Bintang menyerahkan Khumaira pada Ifa yang sudah berganti pakaian dan tanpa jilbabnya. Ifa menerima tanpa kata. Namun saat berpindah tangan Khumaira makin menangis. Ifa mengatur posisi untuk menyusui, tetapi

