Sepatu kaca dan Perahu 2

1346 Words

Ayah, Bolehkah aku mencintainya? *** Tangan Bintang masih memegang kedua pipi Ifa, matanya juga senantiasa menatap istrinya, menunggu jawaban. Pembicaraan bersama Abimayu dan Abifata beberapa bulan lalu menghantuinya. “Maksud Anda?” Sungguh, ia ingin tahu apa saja yang terjadi selama ayahnya hanya berdua dengan Ifa di sekitar sini. Namun yang mata Ifa tunjukkan hanya ekspresi bingung. Ifa mengerjap beberapa kali. Dia, yang dimaksud Bintang pastilah Abimayu. Ifa tersentak saat sadar maksud pertanyaan suaminya yang tersirat. “Tidak! Demi Tuhan! Mengapa Anda berpikir begitu, Tuan?!” tanya Ifa panik seketika. Bintang yang dihujani rasa syukur tak terkira langsung memeluk Ifa. “Ya Tuhan! Aku khawatir sekali padamu, Ifa.” Ifa tak mengerti apa yang perlu Bintang khawatirkan. Ifa tak mun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD