Bintang, Tiada yang seindah dirimu. *** Ifa bisa menulis sebuah puisi panjang tentang Bintang Abimayu. Ifa bisa membuat jutaan ribu lembar kalimat tentang cintanya kepada pria itu. Namun, itu sulit dikatakan. Kalimat yang ada di otak Ifa seolah turun ke perut bukan masuk ke tenggorokan. Ia ragu-ragu. "Kau tidak menjauh dariku, malah selalu menjadikan aku tempat berlindung,” ujar Bintang tenang. Ifa diam. Hangat tangan Bintang yang menggenggam jemarinya. Nyeri di d**a, tapi berdegup kencang rasa dalam hati Ifa. Bintang menatap mata istrinya dengan tatapan sayang sambil berkata dan mengulang ingatan mereka, "Saat hari pertama pernikahan kita, ketika temanku menyapa. Saat Abah sering membuatmu tak nyaman dengan kalimatnya. Saat pria penggemar itu bertemu denganmu, kau gemetar. Kau se

