Tak Biasa 2

1243 Words

Ayah, Ada yang aneh pada putrimu ini. *** Ifa berlari ke pintu saat suara mobil milik suaminya masuk pekarangan rumah. Ia menyambut di halaman dekat mobil mertuanya. Sejak menelepon hingga zuhur, Ifa hanya mengurung diri di kamarnya, menghindari pasangan mertua agar tak perlu bersapa, apalagi bercakap panjang lebar, sangat tak diinginkan Ifa. Ifa hanya sebentar terpaksa membiarkan Nyonya Rani salat di kamar mereka. Syukurlah tak ada komentar apa-apa yang Ifa dapatkan dari ibu mertuanya. Bintang tersenyum menemukan ayah dan ibunya berdiri di ambang pintu, beberapa meter di belakang Ifa. Tak disangka, Ifa mendekatinya lalu memeluk Bintang. Bintang melihat ibunya menyembunyikan senyuman, pun ayahnya mengalihkan pandangan pura-pura tak melihat aksi mereka. Bintang mengusap jilbab Ifa. "Rin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD