Semenjak peristiwa ciuman tak sengaja yang dilanjutkan dengan ciuman sesungguhnya, hubungan mereka berubah menjadi rikuh. Lana berusaha sebisa mungkin menghindar dari Reynard, kalau tidak menghindar bertatapan langsung dengan pria itu. Dia merasa serba salah. Tak hanya Lana, sepertinya Reynard juga merasakan hal yang sama. Hubungan diantara keduanya diwarnai kejengahan. Hal itu berlangsung beberapa hari, hingga suatu saat Reynard terpaksa harus memecah kecanggungan diantara mereka berdua. “Dengar, Lana. Saya tahu beberapa hari ini kita merasa rikuh satu sama lain. Tapi apapun itu ... singkirkan! Saya butuh bantuanmu. Tidak, lebih tepat kamu membantu dirimu sendiri.” Lana menatap kebingungan. Dia tak paham maksud perkataan Reynard. Memahami arti tatapan itu, Reynard mendengkus

