Yudi memutuskan untuk pergi meninggalkan Shelina dan Rendi. Seandainya dia masuk, itu malah akan semakin memperburuk keadaan. Saat menelusuri lorong rumah sakit, jalan Yudi berhadapan dengan Sandara. Terlalu bahagia saat jadian dengan Marco, membuat Sandara melupakan tas, dan ponselnya. 'Astaga. Gue lagi buru-buru, malah bertemu ini manusia.’ Gerutu Sandara. Sandara membuang pandangannya, dan menambah kecepatan jalannya. Tetapi itu semua tidak membuat Sandara lepas begitu saja dari Yudi. Ketika mereka berpapasan, Yudi langsung menangkap pergelangan tangan Sandara. “Tunggu!” “Arrrggghh. Apaan sih Pak! Sakit tau.” Sandara berusaha melepaskan cengkraman tangan Yudi. “Ikut saya!” Yudi menarik Sandara ke taman yang berada di tengah lingkungan rumah sakit. Langkah Sandara terseok-seok m

