Bahan Fantasi

2647 Words

Tepat pukul tujuh malam, Rendi, Marco, Shelina dan Sandara sampai di hotel. Dengan berat hati, Rendi harus meninggalkan Shelina sendirian di hotel. Karena tim yang lain telah meninggalkan Solo tadi sore. “Kalau ada apa-apa kamu segera hubungi mas ya!” “Baik mas.” Rendi memeluk Shelina, dan mencium kening Shelina sekilas. “Langsung istirahat.” “Iya. Sayang.” Rendi mengurai pelukannya. Shelina berbalik, dan masuk kedalam kamar milik Sandara. Setelah memastikan Shelina benar-benar masuk, dan beristirahat di atas tempat tidur. Rendi langsung menutup pintu kamar hotel tersebut. “Ayo kita berangkat.” Marco, dan Sandara mengangguk. Lalu mereka mengikuti langkah Rendi dari belakang. Beberapa menit kepergian Rendi, Yudi segera keluar dari persembunyiannya. Yudi mulai mengetuk pintu kama

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD