Part 34

997 Words

°° Mira? Apa ada Mbak Mira di sini? Aku mengikuti arah pandang Mas Jiddan tapi aku tidak melihat siapa-siapa di sana. Mungkin aku hanya salah dengar doang karena Mas Jiddan bergumam dengan suara yang sangat lirih. "Mas," aku menepuk Mas Jiddan. "Ah iya?" "Mau yang apa?" "Original aja, sama teh hangat ya," Aku mengangguk lalu aku menyuruhnya mencari tempat duduk dan aku memesankan kepada si penjual. Mas Jiddan memilih tempat duduk di tengah segera aku menghampirinya. Mas Jiddan tampak diam dan tidak seperti tadi, "Mas?" "Hmm iya?" "Kenapa?" "Tidak apa-apa," ujarnya sambil menyunggingkan senyum. Setelah itu dia mengajakku mengobrol seperti biasa. Ternyata Mas Jiddan tidak apa-apa dia normal seperti biasa. Tak lama bubur yang kami pesan datang kami melahapnya dengan nikmat. "Langsu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD