“ Apa yang harus aku lakukan, mas? Aku ingin sebelum aku pergi dan melanjutkan studyku, aku ingin melihat papa kembali tersenyum seperti dulu. Saat ini papa hanya terlihat pura – pura Bahagia didepanku, padahal aku tahu kalau hatinya begitu sakit atas penghianatan mama.” Ervan bisa merasakan bagaimana beratnya bagi Tasya untuk mengambil keputusan. Walau pun Tasya tahu kalau mamanya itu sangat jahat, tapi hati seorang anak tetap tidak bisa dipungkiri akan merasa sedih saat papanya malah memilih Wanita lain setelah menceraikan mamanya. “ Sayang, aku tahu apa yang kamu rasakan saat ini. dan sebaiknya kamu meminta petunjuk langsung sama sang pencipta. Karena jalan yang dutunjukan Allah tidak akan pernah salah,” ucap Ervan sambil berdiri seperti hendak pergi, “ Sekarang ikut aku, aku akan me

