Chapter 23

1345 Words

Windi mendekatkan dirinya ketika Yuda memanggil namanya, "gue ngerti perasaan lo Win, ayolah jangan nyiksa gue Win. Gue mau lo jadi pacar gue, satu untuk selamanya" "Lo serius Yud? Nggak ragu?" "Nggak. Hanya lo dan gue mohon waktu lo di sana lo jaga hati buat gue. Gue akan berusaha buktiin omongan gue kalau gue nggak main-main sama lo" Windi terdiam mendengarnya, apakah Yuda benar-benar berucap serius? "gue nggak yakin Yud" ucap Windi ragu. Yuda menghela nafasnya, dia sangat ingin memukul siapapun yang berani membuat Windi seperti ini, "Kasih gue kepercayaan Win, gue bukan tipe orang yang cuma dimulut. Omongan gue adalah tanggungjawab gue, kalau gue bilang itu ya gue harus nepatin itu. Kasih gue kepercayaan Win" Windi menatap mata Yuda dari spion, mereka dalam perjalanan pulang dan Yu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD