Chapter 27

3380 Words

Tin Arhan dan Layla menengok ketika klakson itu berbunyi, "bro!" sapa nya langsung pergi begitu saja. Arhan mengangkat tangannya menyapa balik, "sepuluh orang" ucap Layla. Sudah sepuluh orang dan Layla terus menghitungnya, "jangan dihitunglah yang, biarin" Layla menatap mata Arhan di spion, iseng Layla mengedipkan matanya genit. Arhan langsung menengok ke belakang membuat Layla panik, "lihat depan dong!" Serunya takut menabrak orang. "Kamu apa-apaan genit gitu" "Aku kan genit sama kamu" "Jangan gitu ah nanti aku salah fokus" Layla tertawa, lalu matanya memperhatikan motor Arhan, "emang mereka tau motor kamu yang?" tanya nya Arhan mengangkat bahunya tak tau, "mungkin ada ciri khasnya sendiri, aku juga nggak tau" "Kamu yang punya motor kenapa nggak tau, aneh banget" aneh Layla mend

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD