Aku Hamil

2646 Words

Tahun-tahun sebelumnya, Riska merayakan Natal bersama Aldi, tetapi kali ini Nick menggantikan kehadirannya. Meskipun begitu, tidak mengubah kebahagian Riska. Baginya Natal selalu berkesan dan meninggalkan momen bahagia. Sama seperti yang ia lakukan siang ini. Di dekat pohon cemara hijau yang sudah dihias dan berdiri di sudut ruangan kamarnya, ia dan Nick duduk di sofa. "Merry Christmas, Ris." Bibir Nick mendarat di pipi Riska yang duduk di samping. Sambil tersenyum, tangannya sudah menggenggam sebuah kotak terbungkus kertas kado lalu menyodorinya dengan senyum nakal. "Ini untukmu." Riska menerima. “Thanks, Nick.” Membolak-balik kotak kado sambil menerka. "Apa ini sekotak coklat?" tebaknya dan memicu tawa Nick. "Mm …," Nick menggeleng dan menatapnya nakal. Riska menyipitkan mata dan m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD