Bernapas Lega

1759 Words

Dari atas balkon Nick tertawa kecil melihat Ryan yang masih berdiri di taman. Sejak tadi ia memperhatikan mereka—Ryan dan Riska—sambil mengepalkan tangan. Gambaran mereka seperti sepasang kekasih yang sedang bertengkar. Dan, itu membuatnya geram sekaligus cemburu. "Cintamu bertepuk sebelah tangan, Yan. Itu karena kesalahanmu," gumam Nick dengan bahasa Spanyol. Tiba-tiba pandangannya terputus saat mendengar ponselnya berdering di meja sofa. Mendengar deringan itu tidak berhenti, ia bergegas melangkah menuju sofa, mengambil ponselnya dan mengangkat panggilan lalu menyambutnya dengan senyuman. "Pagi sekali kau menghubungiku, Chris. Apa tidurmu tidak nyenyak? Atau dia tidak lagi melayanimu di ranjang?" sapanya sekaligus menebak alasan sahabatnya pagi ini. Tebakan Nick memicu tawa Chris. "T

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD