Aya berjalan cepat keluar dari rumah dengan perasaan yang was-was melihat Al duduk diatas motor bersama Agatha. "Abang, Atha jangan duduk di belakang." Kata Aya saat sudah berada di teras. "Atha sendiri yang mau Mi, iya kan Tha?" Atha mengangguk memeluk erat pinggang abangnya. "Atha di depan aja, nak. Ntar jatuh lho, udah di depan duduknya." "Gak mau," Agatha menggeleng. "Emang Abang sama Agatha mau kemana?" "Nih si bocil minta jjs," Al menoleh sejenak ke belakang menunjuk Agatha dengan dagunya. "Pegangan yang kuat Tha, jangan sampe Mami Papi bikin yang baru." Al menarik kedua pergelangan tangan Agatha dengan tangan kiri agar lebih menempel di punggungnya. "Oke!" Balas Agatha tersenyum lebar karena sudah tidak sabar. "Pelan-pelan ya bang, Atha juga pegangan yang kuat." Kata Aya m

