37

814 Words

Rafa tidak sedikitpun mengalihkan pandangannya dari kertas yang berisikan berbagai laporan saat pintu ruang kerjanya terbuka. Dan Rafa sendiri yakin jika yang datang adalah Al, dengan niat ingin meminta uang. Sudah sangat hafal.  "Papi," Rafa langsung menoleh ketika mendengar suara Agatha. Melihat Agatha datang tanpa ditemani siapapun Rafa kebingungan. Bingung bagaimana caranya anak itu bisa masuk sementara Agatha belum bisa menggapai kenop pintu. "Lho Atha sama siapa ke sini?" Rafa sedikit memundurkan kursi kerja lalu meraih tangan Agatha. "Sendili," "Sendili?" Beo Rafa dibalas anggukan oleh Agatha. "Papi," panggil Agatha lagi seraya tersenyum. Rafa menaikkan kedua alis. "Holiday yuk," Rafa tertawa, "Atha mau holiday?" Agatha langsung mengangguk antusias. "Tapi Papi masih bany

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD