Calon Permaisuri

1186 Words

    Olevey melangkah dengan menghentak-hentakkan kakinya, seakan-akan berusaha menunjukkan jika saat ini dirinya tengah merasa begitu marah. Slevi yang mengikutinya dengan langkah cepat menyeimbangkan langkah Olevey yang memang terlihat sangat cepat. Meskipun lelah, teteapi Slevi tidak bisa menahan diri untuk mengulum senyum karena Olevey yang terlihat begitu menggemaskan baginya. Olevey terlihat marah setelah sekitar tiga jam berada di dalam kamar mandi bersama Diederich. Tentu saja, sebagai seorang iblis yang sudah melakukan penyatuan, Slevi bisa menebak apa yang sudah dilakukan oleh Olevey dan Diederich di dalam sana.     “Yang Mulia, arah perpustakaan sebelah sini,” ucap Slevi menghentikan Olevey yang memang salah melangkah.     Olevey sama sekali tidak mengatakan apa pun, tetapi ia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD