“Yang Mulia Putra Mahkota, ada seseorang yang ingin bertemu dengan Anda,” ucap ajudan Leopold. Leopold yang barusan tengah mengerjakan tugasnya sebagai seorang putra mahkota mengangkat pandangannya dan bertanya, “Siapa dia?” “Dia wanita tua bertudung yang mengenalkan diri sebagal Elgah.” Leopold bangkit dari duduknya sembari berkata, “Dia adalah orang yang kutunggu. Izinkan dia masuk. Tidak perlu menemaniku, dan jagalah pintu untuk memastikan tidak ada siapa pun yang datang atau menguping pembicaraanku dengan tamuku.” Ajudan itu mengangguk dengan patuh dan segera melaksanakan tugasnya. Tak lama, Elgah memasuki ruang kerja Leopold dengan langkah perlahan. Ia menyibak tudung jubahnya dan membiarkan Leopold melihat wajahnya yang menua. Leopold mempersilakan Elgah untuk

