“Anda sudah terlambat Yang Mulia,” ucap wanita tua bertudung yang berdiri di sudut ruangan yang hanya diterangi oleh api di perapian. Leopold yang sebelumnya tengah membaca catatan yang diberikan oleh wanita tua itu mengernyitkan keningnya dan mengangkat pandangannya. “Apa maksudmu?” tanya Leopold sama sekali tidak beranjak dari duduknya. Saat ini, Leopold ada di salah satu istana peristirahatan yang jelas berada jauh dari ibu kota. Leopold mengatakan pada ayahnya jika ia ingin menenangkan diri dan memilih untuk mengawasi perbatasan. Namun, alasan yang sebenarnya adalah, Leopold ingin mencari cara untuk membawa Olevey kembali ke dunia manisa. Tentu saja dengan bantuan wanita tua bertudung yang mengenalkan dirinya sebagai Elgah. Leopold merasa jika dirinya bisa percaya padanya

