Tiga hari di sekap, Januar masih belum menemukan celah untuk untuk melarikan diri. Walaupun tubuhnya bisa bergerak bebas tetapi ruangan yang memenjarakannya itu tidak ada tempat untuk bisa kabur. "Aku yakin ini pasti perbuatan Arten, karena aku masih diletakkan di tempat yang baik dan juga makanan yang enak. Jika penjahat lain pastinya tidak akan mendapat perlakuan istimewa seperti ini, " gumam Januar. Selama tiga hari ini Januari teramat tersiksa, bagaimana tidak? Istrinya tercinta berada di tangan lelaki iblis yang sangat berbahaya. Januari hanya bisa menangisi ketidakberdayaannya, ingin meminta bantuan juga ponselnya sudah tidak ada. "Aluna, bagaimana kabar kamu sayang? Apa kamu baik - baik saja? Aluna… Maafkan suamimu ini yang sama sekali tidak bisa berkutik, " rengek Januar.

