Janur berhasil kabur melewati ruang rahasia di bawah tanah, tetapi kemudian dia terhenti mengingat Serra yang tadi terkena tembakan untuk melindunginya. "Serra... " Januar dilema, antara menyelamatkan Serra yang pastinya membahayakan nyawanya atau pergi begitu saja. Januari menangis, hidupnya kini benar - benar penuh noda dan kekejaman. Padahal jika bukan karena Serra dan Papanya mungkin Januari juga tidak akan bisa sampai seperti ini. "Tidak, tujuan hidupku adalah Aluna. Yang aku cintai adalah Aluna, " gumam Januar. Cinta butanya telah membuat Januar menjadi sosok yang kejam dan serakah. Di ujung bawah tanah ada anak buah Januar yang lain, mereka tengah hendak kabur juga karena mengalami kekalahan melawan anak buah Arten. "Bos, Nona Serra mana? " Januar menangis, bukan tangisa

