Pagi harinya ketika Aluna membuka mata Arten sudah tidak ada di sisinya, rasa kesal muncul karena dia tetap saja ditinggal. Kemudian Dia teringat jika Pain katanya akan di sini untuk menjaganya, Aluna pun langsung mandi dan keluar mencari lelaki itu. Karena Pain tidak berada di rumah Arten, Aluna mencoba bertanya pada seseorang yang kebetulan sedang lewat. "Apa Anda melihat Pain? " tanya Aluna ramah. "Tidur di depan rumah Bos Justin. " Aluna agak merinding juga mendengar nama Justin, pemuda yang ceria tetapi tidak memiliki belas kasihan sama sekali. Walau Arten sama - sama kejamnya tetapi ada kalanya pemuda itu memiliki rasa iba padanya. "Aku ke sana apa tidak ya?" batin Aluna. Sebenarnya Aluna juga ingin menanyakan tentang Januar. Karena dia yakin jika Pain pasti tahu sebab s

