27. Hilang kesadaran

327 Words

Arten tidak menyangka pada diri sendiri yang melepaskan mangsa padahal tinggal memakan saja, padahal mangsa yang begitu menggunggah selera itu malah sudah mengerahkan diri. Sambil memeluk Aluna yang tertidur pulas, Arten memainkan ponselnya untuk anak buahnya mempercepat perjalanan menuju ke rumah ibunya Aluna. "Sial sekali, kenapa aku jadi lemah begini? Rasanya aku sangat tidak rela jika melukai Aluna. Gadis ini memang sangat membahayakan bisa membuat jiwaku tidak berdaya, " batin Arten. Tetapi melihat wajah polos Aluna, Arten benar - benar terpesona. Dalam benaknya Aluna sangat cocok sebagai istrinya. Selain anggun dan patuh juga sangat cantik. "Ah gila, memikirkan apa aku ini? Tujuan hidupku hanya untuk balas dendam terhadap Zoan. Dan sekarang Aluna bukan anaknya melainkan kepon

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD