"Hahaha, kau memang anak yang terlalu naif dan baik Rendi.. pasti wanita itu membesarkan mu secara tak adil bukan? Tentu saja ia lebih cenderung sayang pada anak haram itu, ohh! Maksud Ayah adik mu itu." Ucap pria bertubuh tegap itu dengan wajah tersenyum meremehkan nya saat di akhir kalimat nya. Rendi tak bergeming ia hanya menatap tajam ke arah sang Ayah yang sedari dulu tak pernah menganggap Ranti adalah bagian dari keluarga itu. Entah kenapa, Ayah nya itu sangat membenci Ranti yang bahkan tak pernah melakukan kesalahan apa pun pada nya. "Terserah apa yang mau Ayah katakan! Tapi tolong jaga ucapan Ayah tentang Ibu dan Ranti di hadapan ku." Ucap Rendi cepat dengan wajah serius nya itu. "Hahaha, santailah Rendi anak ku.. bagaimana jika kita mengobrol nya pindah tempat saja? Tak enak ji

