“Umi, jadi hari ini umi mau pasang CCTV?” tanya Dian yang saat ini sedang berada di rumah Windy. Wanita itu memang meminta keponakannya untuk menemaninya di rumah, karena tukang CCTV akan datang. Yetmi sendiri minta izin tidak masuk bekerja hari ini karena keluarganya sedang ada kemalangan. “Insyaa Allah, Iya. Umi sudah bosan disalahkan terus sama om Irfan.” “Jadi om Irfan masih suka nyalahin umi ya?” Windy mengangguk lembut. “Sini Dian bantu.” Dian mengambil piring bersih yang ada di tangan Windy, lalu menatanya dengan baik di lemari penyimpanan. Windy baru saja membersihkan semua piring-piring kotor di rumahnya. “Mi, umi beneran nggak bahagia ya sama om Irfan? Dian perhatikan semakin hari wajah umi semakin sayu saja. Seakan penuh dengan tekanan. Tubuh umi juga semakin kurus lo.” Wi

