Lampu-lampu istana menyala terang malam itu. Jakarta tak pernah benar-benar tidur, tapi suasana di halaman luas Istana Negara terasa berbeda. Ada haru, ada bangga, dan ada semangat yang terasa menular. Bendera Merah Putih berkibar di tiang tertinggi, menatap para atlet yang berdiri dengan d**a tegak, wajah bercahaya meski letih menunggu giliran satu demi satu upacara. Malam itu adalah malam pengukuhan kontingen Indonesia menuju Olimpiade Paris 2024. Presiden berdiri di podium, didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga, Ketua KONI, serta para pejabat penting lainnya. Miura berdiri di barisan atlet cabang atletik, seragam kontingen merah-putih yang baru dibagikan tadi siang melekat rapi di tubuhnya. Jantungnya berdetak cepat, seolah irama mars yang dimainkan pasukan pengibar bendera tadi menu

