Setelah berputar-putar ke sana sini, akhirnya mereka memutuskan untuk turun di sebuah taman. Banyak pedagang kuliner di sana. Santi memekik kegirangan melihat banyaknya pedagang. Dia membeli satu per satu makanan yang ada di sana, ada cilor, bilor, cireng, sempol ayam, juga minuman dingin. Gegas Hendi membayar semua jajanan istrinya. Lalu mereka duduk di bangku taman. "Maaf ya aku kebanyakan jajannya." Kekeh Santi. Hendi tersenyum. Istrinya ga menghabiskan uangnya, hanya beberapa puluh ribu, tetapi dia sudah merasa bersalah. Istrinya ini memang sangat polos. Tetapi, otak m***m Hendi jalan. Dia berbisik di telinga istrinya. "Ini ga gratis. Nanti saat pulang ke rumah, kamu harus melucuti semua pakaianmu. Ga boleh pake baju. Paham." Kata Hendi. Santi hampir saja tersedak. Suaminya ini kel

