Chapter 65

2302 Words

Gadis menghela napas panjang, sejak obrolannya dengan Abra kemarin selepas pulang dari rumah sakit dirinya menjadi gelisah sepanjang waktu. Ia tak mengerti kenapa hal itu terjadi padanya, yang jelas ia menjadi bungkam, dadaanya berdebar-debar sepanjang waktu, ada kupu-kupu kecil yang terus berterbangan di perutnya, yang lebih aneh ia tak bisa berhenti tersenyum. Jadi, selepas percakapan di dalam mobil itu, ia masuk ke rumah dengan pikiran yang melayang-layang. Gadis bahkan bergerak ke dapur untuk mengambil air dingin di kulkas dan langsung menegaknya hingga tandas tanpa jeda. Selain dadanya yang berdebar tanpa jeda itu, ia juga merasakan tubuhnya memanas seolah ia baru saja pergi berjemur. Ia butuh air dingin untuk menetralisir gejolak yang terjadi dalam dirinya, tapi nyatanya itu tak ber

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD